Riset menunjukkan bawah ada berbagai hal yang dapat menyebabkan nyeri punggung bawah menjadi persisten (kambuh-kambuhan) antara lain: 1) menghindari aktivitas tertentu, 2) intensitas nyeri yang tinggi dan durasi nyeri yang lama, 3) adanya kepercayaan negatif terkait nyeri punggung bawah yang dialami, 4) kurangnya kontrol terhadap nyeri yang dialami sehingga biasanya individu lebih memilih berdiam diri (istirahat total) tanpa melakukan sesuatu, 5) rendahnya ekspetasi terkait pemulihan, 6) kelas sosial ekonomi menengah kebawah yang hal ini terkait biaya perawatan, absensi dan tuntutan kerja.
Memahami berbagai faktor yang berpengaruh terhadap proses pemulihan nyeri punggung bawah sangat penting. Ada berbagai faktor yang utamanya yang bisa kita modifikasi sebagai contoh: 1) tetap memegang kendali meskipun merasakan keluhan nyeri dengan tetap melakukan sesuatu/aktivitas, 2) motivasi tinggi untuk berperan aktif dalam pemulihan, 3) memahami lebih baik terkait nyeri punggung bawah (*baca ebook rethinking back pain)

